Agroecology

Landscape

Agroecology atau ekologi pertanian merupakan kelompok ilmu yang mempelajari hubungan makhluk hidup dengan lingkungannya, dalam hal ini dikhususkan pada lingkungan pertanian. Aspek yang dipelajari bisa mencakup agronomi, proteksi tanaman, biodiversity hingga landscape ecology.  Di dalam prakteknya, kajian agroecology tidak hanya fokus pada aspek tertentu, akan tetapi selalu menyentuh aspek yang lain.

Aspek agronomi sangat diperlukan untuk bagaimana melakukan cara budidaya yang tepat sehingga hasil produksi dari tanaman pertanian bisa optimal.  Sedangkan aspek proteksi tanaman akan sangat bermanfaat khususnya dalam hal pengelolaan dan pengendalian organisme pengganggu tanaman karena dapat mempengaruhi produksi tanaman. Aspek biodiversity atau keanekaragaman hayati di dalam habitat pertanian juga perlu diperhatikan, karena dalam ekosistem pertanian tidak hanya terdapat tanaman pertanian saja, akan tetapi juga terdapat makhluk hidup lain yang saling berinteraksi dan mempengaruhi keseimbangan ekosistem. Ekosistem pertanian sendiri akan dipengaruhi oleh ekosistem disekitarnya, sehingga pemahaman akan ekologi lanskap sangat diperlukan khususnya dalam melakukan pengelolan kawasan pertanian.

Fakultas Pertanian – Universitas Brawijaya, berkeinginan mewujudkan sistem pertanian yang berkelanjutan (sustainable agriculture). Untuk mewujudkannya, diperlukan pemahaman yang menyeluruh kepada seluruh masyarakat mengenai urgensi kajian agroecology sebagai modal utama dalam mencapai pertanian yang berkelanjutan.